woeeeehhhh... udah 2 tahun off ngurus ni blog,, banyak sisi yg perlu diremajakan,,
okeh,, disini karna ada sedikit momen yg sweet sweet asem makanya teringat kembali dengan blog ini
Langsung saja..
dimulai dari pencaharian di mesin pencari fb, niat mencari grup Alumni seangkatan Sekolah Menengah Pertama..
kurang lebih setahun yang lalu,, setelah kesusahan karna penulisan nama grup yg alay..
ternyata seakan-akan membuka tabir masa lalu yg sempat hilang dari kenangan pikiran ini..
setelah aku join ke itu grup, hal yg lumrah mencari nama nama yg pernah menjadi dambaan kala itu
toh ternyata tidak ada nama dia, segala usaha kucari walau bermodal tau nama aselinya,, mesin pencari juga tidak begitu membantu..
berhari-hari dan membayangkan pesona pesona dulu kala itu, aku teringat bahwa temen sekelas ku kuliah pernah cerita kalau dia pernah sekelas dengan dambaanku ini. Entah apa yang membuatku kala itu tidak tertarik membahasnya, kenapa baru sekarang aku mengingatnya kembali? dasar lelaki bajingan yg tidak konsisten dan penebar php,, hehehe
dia pun memberikan info yg sangat kuperlukan,, dari medsosnya,, fb dan twit..
Tuhan begitu asyik memuluskan langkah kaki kiri ini.. hehehe
hal yang pertama adalah merenung, dan menyiapkan semangat dan mental untuk memulai percakapan
dan berusaha membuat hal hal yg dapat membangkitkan memori kenangan itu tadi
10 tahun gak jumpa,, wajar aku harus terjun mengepalai konspirasi hina ini..
dengan sengaja dan berharap yg amat sangat, aku menulis di grup fb SMP ku,, setelah menuliskan identitas personal dengan ke-khas-an aku kala SMP, aku yakin banyak yg akan menegur sapaku digrup itu.
dan setelahnya aku menuliskan kisah manis asem pahit bahwasanya aku mendamba seorang gadis ting ting di kala SMP, untaian gombal terupdate pun kutorehkan dengan segala upaya agar pembaca testimoniku itu tertarik dan penasaran, dgn menjunjung jurnalistik yg baik,, aku menuliskan inisialnya saja di testimoni itu..
kira kira seperti ini tulisannya:
"sempat suka sama RH (disamarkan, agar tidak menyinggung pihak terkait :D) yg sempat sekelas waktu kelas 2 (bahagianya bisa sama satu jadwal piket dengannya), tpi gak berani bilang (yah namanya jga cinta monyet),, aaah, entah mengapa, aku masih saja tak mampu menyimpan grogi jika mengingat-ingat pesonanya.. Sekian dari saya.. Semoga ku menemukan teman teman kecil yg hilang disini.. Salam"
bahwa benar, respon beragam kudapati dari agitasi yg kulakukan, tidaklah puas agitasi saja jika tidak melahirkan provokasi,, dengan lantamnya aku chat ke dia, yg notabene aku tau dia belum join ke grup itu..
"heii,, sudah gabung ke grup alumni? aku baru nemu grup ituloh,, klo blom, ini nih ku add ya.."
entah Iblis level berapa yg membisikkanku untuk untuk melakukan hal terkeji itu.. dasar kau setan.. hahaha
Harapannya apa? jelas sudah,, agar testimoniku yg tendensi ke dia dengan diperkuat inisial dia, dengan dasar membangkitkan memori kenangannya akan aku, menjadi jelas tercerahkan... yang nantinya aku mudah berkomunikasi dengannya,,, akal bulus apa ini?
Aku puas, dengan senyum lebar sehingga hampir merubah pola senyumku yg cukup cakep, menjadi senyum si Joker sang Musuh bebuyutan Batman...
Stalking adalah tindakan hina dan tidak beradat, tapi itu kulakukan agar mendapat data yg kongkret.. sungguh keji..
Aku berusaha mempelajari masa lalunya setelah masa kami dari SMP,,, dan membuat kesimpulan prematur dengan data seadanya...
tapi apa yang kudapat, dia menjawabku dengan biasa biasa saja,,, hal itu wajar,, aku juga ga menyalahkan usahaku, bahkan aku kagum terhadap diriku yg mampu melampaui batas kekejian kekejiankun sebelumnya,, rekor baru dihidupku.. karna dialog percakapan kami kurang gurih, aku tidak melanjutkan percakapannya..
sekarang kita berpaling ke zaman dimana aku bisa dapat mendambanya..
itu terjadi ketika aku kelas 2 SMP,, tahun 2002-2003..
aku sekelas dengan dia nama kami diabsensi berdekatan karna memiliki nama depan yg sama "R"
hal yang lumrah jika jadwal piket pun sama,, disitu lah bunga bunga pada bermekaran..
tapi awalnya aku gak punya perasaan apa apa,, aku mengalami kecelakaan sehingga aku cacat, dan tubuh yg tidak proporsional ini menyulitkanku untuk mendapatkan hati seorang gadis,, keminderan yang amat sangat membuatku susah menyatakan perasaanku kepada seorang gadis, yg dimana saat itulah musim puber yg sempat dan hampir terlewatkan (kala kelas 3 aku macarin anak kelas 1).
pulang sekolah adalah momen paling membahagiakan, karna kita ramai ramai pulang dan jalan bareng...
kelompok pulang jalan bareng pun aku sekelompok dengan dia, karna arah jalan pulang yang sama,, walau ditengah keramaian itu... canda tawa,, saling berbuat usil membuat kami sejahtera dan bahagia di momen itu..
hanya ketika jadwal piket kami sama,, itulah alam beserta isinya barangkali berkonspirasi membuat momen kami berdua saja yang pulang sama dan arah tujuan yang sama.. pun demikian aku juga tak ada merasa tertarik dengan dia, apa aku belum puber atau apa entahlah mungkin saja karna keminderanku.. yang jelas aku mengakui kebodohanku
sampai tiba disuatu hari,, pembuat onar datang,, tepat pada jadwal piket kami..
aku dan teman sejadwal sedang membersihkan kelas,, entah kenapa agaknya mereka kompak pulang duluan,, meninggalkan kami dengan tugas bersih bersih yang banyak.. hal ini penuh setting-an,, tapi aku gak menyadari hal itu,, datanglah dia pembuat onar, sekretaris kelas kami, orang yg paling banyak makan kapur (baca: sering disuruh nulis dipapan tulis oleh guru).. mengatakan bahwa "hai ki, kamu tau nggak? klo dia ini suka sama kamu? kamu terima dia nggak?"
busyeeeeeeetttttt.... ini pembunuhan karakter!! aku yang tersontak,, mencuri curi pandangan ke dia, dia hanya tersenyum lebar dan tak berkata apa-apa, seakan dia membenarkan statement si tukang makan kapur itu.. perasaanku kacau balau dan hampir melarikan diri dari kejadian itu..
dan aku yg masih kenak-kanakan pun mengatakan "ini bulan apa? bulan depan kita udah ujian,, apa sempat mikir untuk hal macam gitu? ya kan! sambil berharap konfirmasi darinya,, setelah si pemakan kapur itu tertawa pergi meninggalkan kami,, aku mengkonfirmasi ke dambaanku ini,, "lucu ya si kawan itu,, mesti kali jodoh-jodohin orang,, pulang bareng sama kamu aja itu udah lebih dari cukup bagiku".. dengan senyum dan pesonanya dia membalas "udah ki, gak usah dipikirin".. "iya kamu juga"..
benar adanya,, aku juga ga tau pasti apakah si pemakan kapur itu memang sudah kongkalikong ama dambaanku ini atau hanya senda gurau,, aku lebih kesenda gurau karna dambaanku ini cakepnya diatas rata rata dari siswi siswi seangkatanku, hal yg non-sense kalau dia suka sama aku..
mulai saat itu,, aku terkesan menghindari momen/event pulang sekolah dengan jalan bareng,, lebih memilih naik sepeda, atau naik angkot.. dan aku bisa move on dgn aktivitasku itu.. yang aku mendamba dia,, aku gak siap untuk dekat dengannya,, melihat dia dari jauh saja aku bahagia,, terkadang aku menyapanya dari kejauhan "haii,," dia tetap bermurah senyum,, itu sudah pengobat hati... bayangkan ternyata sampai tamat kuliah pun dia tidak pernah pacaran (hasil stalking, dan wawancara dari teman2nya)... astagaaaaaaaaaaa...
ternyata dia memang punya niat untuk hal yg pasti pasti dalam hal masa depan..
setahun kemudian dari aku pertama kali menemukan akses berkomunikasi dgnnya tepatnya bulan romadon kemarin.. aku memberanikan diri membuka dan melihat profil fb nya,, apa yg kudapati,, pertanyaan lumrah kapan married pun dilontarkan teman temannya,,, selama setahunitu juga dia puasa update status, dan hanya upload foto sesekali,, dikomentar itu dia mengaku akan merit abis lebaran ini.. sungguh naif diriku yg jalang ini..
melihat hal itu, aku "like" komennya,, dan memulai chat kedia.
"heii.. kamu abis lebaran mau merid ya? padahal aku mau ngajak kencan buka bersama.. hehehe
jangan lupa diriku diundang ya"
dia pun membalas
"iya ki, iya nanti diundang"
besoknya dia mengirimkan undangan pernikahannya melalui chat fb..
aku bahagia melihat dia dan takjub,, benar benar gadis baik,, yg pintar menjaga sikap dan hatinya..
tidak seperti gadis gadis sembrono yg banyak diluar luar sana..
di tanggal yg ditetapkan,, sorenya aku menelpon temen kuliahku yg pernah sekelas sama dia di SMA dulu,
menanyakan apakah pergi menghadiri pesta tsb? dia mengatakan iya dan mengajakku pergi bareng..
dia lah yang menceritakan bahwa dia terus menjaga hatinya ga mau pacaran selama SMA,,
sampailah kami di pesta, dan menuliskan nama di buku tamu serta keterangan temen dari SMP,, sampai momen salam salam mau pamit pulang ke mempelai pengantin,,
dia berkata "siapa ya?" sambil menebar senyum yg kurindukan walau sudah sama orang lain, mempelai pria memang terlihat mapan dan tinggi (pantas mendapatkan wanita secakep dia).. hehe
dan aku membalas, " siapa ya?" sambil lihat lihat keatas,,, dan tertawa... setelah itu pamit pulang...
dengan berusaha mengacu kepada nalar lakik yg berpikir logis,, aku hanya mengatakan kepada hatiku
"ternyata begini rasanya melihat dambaan hati kita lihat langsung dan datang ke pesta pernikahannya"
rasanya bagaimana? itu privasiku,, silahkan mencobanya dan rasakan sensasinya..
intinya aku senang dia bahagia...
okeh,, disini karna ada sedikit momen yg sweet sweet asem makanya teringat kembali dengan blog ini
Langsung saja..
dimulai dari pencaharian di mesin pencari fb, niat mencari grup Alumni seangkatan Sekolah Menengah Pertama..
kurang lebih setahun yang lalu,, setelah kesusahan karna penulisan nama grup yg alay..
ternyata seakan-akan membuka tabir masa lalu yg sempat hilang dari kenangan pikiran ini..
setelah aku join ke itu grup, hal yg lumrah mencari nama nama yg pernah menjadi dambaan kala itu
toh ternyata tidak ada nama dia, segala usaha kucari walau bermodal tau nama aselinya,, mesin pencari juga tidak begitu membantu..
berhari-hari dan membayangkan pesona pesona dulu kala itu, aku teringat bahwa temen sekelas ku kuliah pernah cerita kalau dia pernah sekelas dengan dambaanku ini. Entah apa yang membuatku kala itu tidak tertarik membahasnya, kenapa baru sekarang aku mengingatnya kembali? dasar lelaki bajingan yg tidak konsisten dan penebar php,, hehehe
dia pun memberikan info yg sangat kuperlukan,, dari medsosnya,, fb dan twit..
Tuhan begitu asyik memuluskan langkah kaki kiri ini.. hehehe
hal yang pertama adalah merenung, dan menyiapkan semangat dan mental untuk memulai percakapan
dan berusaha membuat hal hal yg dapat membangkitkan memori kenangan itu tadi
10 tahun gak jumpa,, wajar aku harus terjun mengepalai konspirasi hina ini..
dengan sengaja dan berharap yg amat sangat, aku menulis di grup fb SMP ku,, setelah menuliskan identitas personal dengan ke-khas-an aku kala SMP, aku yakin banyak yg akan menegur sapaku digrup itu.
dan setelahnya aku menuliskan kisah manis asem pahit bahwasanya aku mendamba seorang gadis ting ting di kala SMP, untaian gombal terupdate pun kutorehkan dengan segala upaya agar pembaca testimoniku itu tertarik dan penasaran, dgn menjunjung jurnalistik yg baik,, aku menuliskan inisialnya saja di testimoni itu..
kira kira seperti ini tulisannya:
"sempat suka sama RH (disamarkan, agar tidak menyinggung pihak terkait :D) yg sempat sekelas waktu kelas 2 (bahagianya bisa sama satu jadwal piket dengannya), tpi gak berani bilang (yah namanya jga cinta monyet),, aaah, entah mengapa, aku masih saja tak mampu menyimpan grogi jika mengingat-ingat pesonanya.. Sekian dari saya.. Semoga ku menemukan teman teman kecil yg hilang disini.. Salam"
bahwa benar, respon beragam kudapati dari agitasi yg kulakukan, tidaklah puas agitasi saja jika tidak melahirkan provokasi,, dengan lantamnya aku chat ke dia, yg notabene aku tau dia belum join ke grup itu..
"heii,, sudah gabung ke grup alumni? aku baru nemu grup ituloh,, klo blom, ini nih ku add ya.."
entah Iblis level berapa yg membisikkanku untuk untuk melakukan hal terkeji itu.. dasar kau setan.. hahaha
Harapannya apa? jelas sudah,, agar testimoniku yg tendensi ke dia dengan diperkuat inisial dia, dengan dasar membangkitkan memori kenangannya akan aku, menjadi jelas tercerahkan... yang nantinya aku mudah berkomunikasi dengannya,,, akal bulus apa ini?
Aku puas, dengan senyum lebar sehingga hampir merubah pola senyumku yg cukup cakep, menjadi senyum si Joker sang Musuh bebuyutan Batman...
Stalking adalah tindakan hina dan tidak beradat, tapi itu kulakukan agar mendapat data yg kongkret.. sungguh keji..
Aku berusaha mempelajari masa lalunya setelah masa kami dari SMP,,, dan membuat kesimpulan prematur dengan data seadanya...
tapi apa yang kudapat, dia menjawabku dengan biasa biasa saja,,, hal itu wajar,, aku juga ga menyalahkan usahaku, bahkan aku kagum terhadap diriku yg mampu melampaui batas kekejian kekejiankun sebelumnya,, rekor baru dihidupku.. karna dialog percakapan kami kurang gurih, aku tidak melanjutkan percakapannya..
sekarang kita berpaling ke zaman dimana aku bisa dapat mendambanya..
itu terjadi ketika aku kelas 2 SMP,, tahun 2002-2003..
aku sekelas dengan dia nama kami diabsensi berdekatan karna memiliki nama depan yg sama "R"
hal yang lumrah jika jadwal piket pun sama,, disitu lah bunga bunga pada bermekaran..
tapi awalnya aku gak punya perasaan apa apa,, aku mengalami kecelakaan sehingga aku cacat, dan tubuh yg tidak proporsional ini menyulitkanku untuk mendapatkan hati seorang gadis,, keminderan yang amat sangat membuatku susah menyatakan perasaanku kepada seorang gadis, yg dimana saat itulah musim puber yg sempat dan hampir terlewatkan (kala kelas 3 aku macarin anak kelas 1).
pulang sekolah adalah momen paling membahagiakan, karna kita ramai ramai pulang dan jalan bareng...
kelompok pulang jalan bareng pun aku sekelompok dengan dia, karna arah jalan pulang yang sama,, walau ditengah keramaian itu... canda tawa,, saling berbuat usil membuat kami sejahtera dan bahagia di momen itu..
hanya ketika jadwal piket kami sama,, itulah alam beserta isinya barangkali berkonspirasi membuat momen kami berdua saja yang pulang sama dan arah tujuan yang sama.. pun demikian aku juga tak ada merasa tertarik dengan dia, apa aku belum puber atau apa entahlah mungkin saja karna keminderanku.. yang jelas aku mengakui kebodohanku
sampai tiba disuatu hari,, pembuat onar datang,, tepat pada jadwal piket kami..
aku dan teman sejadwal sedang membersihkan kelas,, entah kenapa agaknya mereka kompak pulang duluan,, meninggalkan kami dengan tugas bersih bersih yang banyak.. hal ini penuh setting-an,, tapi aku gak menyadari hal itu,, datanglah dia pembuat onar, sekretaris kelas kami, orang yg paling banyak makan kapur (baca: sering disuruh nulis dipapan tulis oleh guru).. mengatakan bahwa "hai ki, kamu tau nggak? klo dia ini suka sama kamu? kamu terima dia nggak?"
busyeeeeeeetttttt.... ini pembunuhan karakter!! aku yang tersontak,, mencuri curi pandangan ke dia, dia hanya tersenyum lebar dan tak berkata apa-apa, seakan dia membenarkan statement si tukang makan kapur itu.. perasaanku kacau balau dan hampir melarikan diri dari kejadian itu..
dan aku yg masih kenak-kanakan pun mengatakan "ini bulan apa? bulan depan kita udah ujian,, apa sempat mikir untuk hal macam gitu? ya kan! sambil berharap konfirmasi darinya,, setelah si pemakan kapur itu tertawa pergi meninggalkan kami,, aku mengkonfirmasi ke dambaanku ini,, "lucu ya si kawan itu,, mesti kali jodoh-jodohin orang,, pulang bareng sama kamu aja itu udah lebih dari cukup bagiku".. dengan senyum dan pesonanya dia membalas "udah ki, gak usah dipikirin".. "iya kamu juga"..
benar adanya,, aku juga ga tau pasti apakah si pemakan kapur itu memang sudah kongkalikong ama dambaanku ini atau hanya senda gurau,, aku lebih kesenda gurau karna dambaanku ini cakepnya diatas rata rata dari siswi siswi seangkatanku, hal yg non-sense kalau dia suka sama aku..
mulai saat itu,, aku terkesan menghindari momen/event pulang sekolah dengan jalan bareng,, lebih memilih naik sepeda, atau naik angkot.. dan aku bisa move on dgn aktivitasku itu.. yang aku mendamba dia,, aku gak siap untuk dekat dengannya,, melihat dia dari jauh saja aku bahagia,, terkadang aku menyapanya dari kejauhan "haii,," dia tetap bermurah senyum,, itu sudah pengobat hati... bayangkan ternyata sampai tamat kuliah pun dia tidak pernah pacaran (hasil stalking, dan wawancara dari teman2nya)... astagaaaaaaaaaaa...
ternyata dia memang punya niat untuk hal yg pasti pasti dalam hal masa depan..
setahun kemudian dari aku pertama kali menemukan akses berkomunikasi dgnnya tepatnya bulan romadon kemarin.. aku memberanikan diri membuka dan melihat profil fb nya,, apa yg kudapati,, pertanyaan lumrah kapan married pun dilontarkan teman temannya,,, selama setahunitu juga dia puasa update status, dan hanya upload foto sesekali,, dikomentar itu dia mengaku akan merit abis lebaran ini.. sungguh naif diriku yg jalang ini..
melihat hal itu, aku "like" komennya,, dan memulai chat kedia.
"heii.. kamu abis lebaran mau merid ya? padahal aku mau ngajak kencan buka bersama.. hehehe
jangan lupa diriku diundang ya"
dia pun membalas
"iya ki, iya nanti diundang"
besoknya dia mengirimkan undangan pernikahannya melalui chat fb..
aku bahagia melihat dia dan takjub,, benar benar gadis baik,, yg pintar menjaga sikap dan hatinya..
tidak seperti gadis gadis sembrono yg banyak diluar luar sana..
di tanggal yg ditetapkan,, sorenya aku menelpon temen kuliahku yg pernah sekelas sama dia di SMA dulu,
menanyakan apakah pergi menghadiri pesta tsb? dia mengatakan iya dan mengajakku pergi bareng..
dia lah yang menceritakan bahwa dia terus menjaga hatinya ga mau pacaran selama SMA,,
sampailah kami di pesta, dan menuliskan nama di buku tamu serta keterangan temen dari SMP,, sampai momen salam salam mau pamit pulang ke mempelai pengantin,,
dia berkata "siapa ya?" sambil menebar senyum yg kurindukan walau sudah sama orang lain, mempelai pria memang terlihat mapan dan tinggi (pantas mendapatkan wanita secakep dia).. hehe
dan aku membalas, " siapa ya?" sambil lihat lihat keatas,,, dan tertawa... setelah itu pamit pulang...
dengan berusaha mengacu kepada nalar lakik yg berpikir logis,, aku hanya mengatakan kepada hatiku
"ternyata begini rasanya melihat dambaan hati kita lihat langsung dan datang ke pesta pernikahannya"
rasanya bagaimana? itu privasiku,, silahkan mencobanya dan rasakan sensasinya..
intinya aku senang dia bahagia...