Aku disini mau menceritakan tentang penyakit/luka yg kucari sendiri sampai detik ini.... :
1. memperoleh 6 jahitan didagu saat aku masih berumur 5 tahun waktu itu masih duduk dibangku TK
disitu aku terinspirasi dari tokoh filem (lupa siapa namanya), sang tokoh itu memperagakan adegan yg lumayan berbahaya (lupa lagi) pokoknya seperti org-org outbund yg mengikatkankan tali dari pohon ke pohon atau apalah itu trus berayun meluncur kebawah... bisa dibayangkan gak??. aku disitu terinspirasi dan ingin mencoba melakukannya,, tetapi, bukan mengikat tali dari pohon ke pohon melainkan tali dari tiang jemuran di halaman belakang rumah yg aku ibaratkan demikian dan sebuah ikat pinggang (modalnya pas-pas'an)... seketika aku meluncur menggunakan ikat pinggang tersebut, aku kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke lantai (waduh).. saat itu bagian tubuh yg kena lantai pertama kali adalah daguku... wadoh,,!! disitu aku mengalami pendarahan yg buanyak hingga mataku berkunang-kunang,, lal aku menangis memberitahukan khabar duka tersebut kepada my mom,, trus aku dilarikan ke rumah sakit terdekat (lupa dimana) dan memperoleh 6 jaitan.. huaaaaaa...
2. kepala bocor,, ini waktu aku kelas 4 SD,,
disini aku bersama teman-teman seperjuangan lagi melaksanakan misi pemetikan buah jambu air,,, pohon tersebut berada di halaman depan rumah kek Haji (kami memanggil beliau begitu).. seiring dengan keasyikan bermain di atas pohon sehingga aku melupakan hukum gravitasi... Aku memijak ranting pohon,, "begitu ku letakkan kaki mungilku,, begitupulalah ranting tsb patah" *_* ,,, dan terjun bebas ke bawah yg disambut batu-bata yg menunggu dibawah,, diperkirakan jarak aku jatuh itu hanyalah berkisar 2 meter aja,, tetapi, bagian tubuh yg mendarat duluan itu taklain adalah jidat/dahi... croooot!! kepalaku bocor & bedarah again!! karna menahankan rasa sakit dan malu yg amat sangat,, disitu aku berhasil menahan keinginan tangisku (keren euyy).. lalu aku mengambil sendalku yg tak seberapa itu, trus permisi pulang sama kawan-kawan sambil brusaha menutup dahi agar tidak kelihatan darah yg mengalir deras bagaikan susu ibu... trus pulang, diperban, dan tidur...
3. Gigi Seri Atasku SompeLL, kelas 2 SMP..
dimulai dari keinginan untuk menonton pertandingan bola sepak di dekat sekolahanku.. kala itu aku baru pulang sekolah abis tu aku makan siang trus mempersiapkan diri untuk pergi menonton bola sepak tsb,, aku merogoh saku celanaku dan disitu ada duit goceng.. "wah lebih baik aku naik ancot aja daripada naik sepeda" karna klo bawa sepeda ntar susah mau diletk dimana... (pikirku begitu)... trus aku berjalan ke depan gang dan berniat untuk mnyebrang jalan untuk menyetop ancot yg aku idamkan yg bisa mengantarku kesana.. Seketika itu, aku disulitkan menyebrang, karna ramainya yg berlalu lalang.. trakhir ada sebuah mobil yg berhenti tepat disamping kananku dan sang pengemudi itu berkata,,"dek?? mau nyebrang ya?? yaudah nyebrang lha... aku menjawab "iya pak!!" & akupun menyebrang lenggang kangkung dan tidak melihat ke sisi kananku karna pikirku udah pasti berentinya semua kenderaan yg dibelakang mobil bapak tu... Jadi aku hanya fokus melihat ssi kiriku saja dan menybrang.. dari kejauhan terdengar suara kereta (F1ZR-sporty) kebut-kebutan dari arah kananku... tanpa sadar aku spontanitas berpaling ke sisi kananku dan melihat kearah kereta tersebut sudah berjarak kira-kira 1 meter (gila bener..).. seketika itu sang pembalap itu mengerem dan menabrak badan mungilku dan aku tersungkur ke Aspal yg hari itu lumayan panas rasa aspal tsb.. (hiksss)..
dengan sepoyongan aku bangkit dan melihat ada sebuah angkot yg mengerem mendadak yg hampir melindasku (alhamdulillah^^).. sang pembalap itu pun berhenti dan sempat menanyakan khabarku setelah aku menerima cobaan yg luar biasa hebat itu.. "gak apa-apa ko kan dek??".. sambil melihat wajahnya yg lumayan serem itu aku berkata "bagus abang anter aku pulang.. keqnya aku dah lemas kali nih bang" begitu pintaku.. yg kerennya waktu aku becakap tadi mulutku sambil mengeluarkan darah bercucuran... (wadoh koq kelur darah dari mulut sih???) ternyata gigi seri atasku ada yg sompel dan goyang ke 4-4nya (huaaaaaaa) trus aku memuntahkan darah yg berasal dari gusi yg terkoyak itu (mungkin) sama gigi yg sompel... trus dengan mata yg berbinar binar abang tu menyuruhku naik ke atas kretanya,,, " ayok dek naek!! berobat dulu kita".. dengan gemetaran aku naik (pikiranku kosong dini terheran-heran). aku bertanya "kemana kita bang?",, "ke rumkit dek",, "oooh" kataku... di pertengahan perjalanan aku sempat su'udzon.. gileeee.. pasti aku mau di campakannya ke sungai trus aku mati tenggelam didasar sungai itu... pokoknya sepanjang perjalanan itu pikiranku tahapa hapa ajalha.. dalam hatiku "kalau abang ni macam-macam aku lompat dari kreta ini"... ternyata kesu'udzonan aku itu tak terbukti... sampailah kami ke rumah sakit IMELDA.. disitu aku dirawat,, mulut ku diobrak abrik ma orang tu.. pertanyaanku sama suster tsb "sus? bgaimana masa depan gigi-gigiku iti?" ,,, sang suster itupun berkata "ooo.. gak papa dek.. biarkan aja gitu dulu,, kan masih goyang? klo dibiarin gitu aja gigi itu akan kembali keposisinya & tidak akan goyang lagi... setelah dari rumkit aku dianter pulang oleh abang tu dan abang tupun direpetin ma ortu sepanjang sore itu... abistu lupa...
4. Kepalaku membesar seperti ikan Lohan, awal semester2 kelas 1 SMA
terinspirasi dari balap liar yg marak di kota medan ini.. aku sempat ikut tergabung di salah satu bengkel khusus balap liar di kota medan yg cukup terkenal disitu aku hanya sebagai pasien yg menginginkan kretaku untuk menjadi tercepat se MS (medan sekitarnya).. setelah kretaku udah diutak atik sang mekanik tersebut itupun belum membuatku puas... "hanya keretaku yang kencang??" sedangkan aku tak pande memacu ngeut keretaku sendiri,, pikirku seperti itu..jadi aku mencoba untuk belajar balap-balapan dengan posisi seperti pembalap liar tsb (balap dengan posisi tidur)... karena baru belahar untuk berbat demikian.. dengan modal pernah melihat hal itu saja aku memberanikan diri untuk melakukannya... Alhasil di keceptan kurang lebih 120 km/jam aku tercampak karna medan aspal saat itu bergelombang bagaikan arus air laut,,, kala itu tangan mungilku tak sanggup menahan stang yg sudah menjadi liar,, tiba-tiba stang tersebut berelok kekiri,,, itulah yg membuat aku kecampak di kecepatan yg lumayan luar biasa itu...kali ini kepala yg mendarat duluan. pokoknya kejadian gak bisa dikatakan karna aku jatuh pingsan dan baru tersadar ketika di UGD Sufina Aziz.. hari demi hari ku lalui dngan perban disekujur tubuhku (mummy returns),, tiba disewaktu malam aku merasa ada yg aneh di bagian ubun ubun kepalaku... tiba tiba membengkak dan seperti dapat mengalir dari dahi hingga ke bagian belakang kepala (seperti ikan Lohan)... keesokan harinya aku dilarikan ortuku ke Rumah sakit utuk di scanning.. lalu dibawa ke dokter ahli edah saraf di daerh jln. sekip.. setelah dokter tersebut melihat hasil scan tersebut,,, beliau berkata "anak ibuk mengalami gegar otak, jikalau tak cepat diobati 6 bulan kedepan anak ibuk dpat mengalami ke idiotan dan pembengkakan itu hanyalah segumpal darah yg tak keluar, mungkin waktu si anak jatuh di bagian kepalanya tidak terjadi luka koyak yg mengakibatkan darahnya terkumpul didalam" (gilaaaaaaaaaaa)...
5. di pukolin massa wajahku tak gateng lagi jadinya, semester 4 ntah 5 di bangku perkuliahan..
saat itu sedang pertandingan futsal antar fakultasku dengan fakultas lain di kuliahku... disitu aku sebagai pemain cadangan... melihat supporter tim lawan yg mencapai puluhan orang sementara supporter kami hanya belasan orang (sebagian lagi kuliah)... supporter tim lawan menguasai hiruk pikuk yg mereka bangun sendiri,, setelah permainan yg begitu keras di pertontonkan,, ada ketidak senagan pemain lawan terhadap pemain kami lalu mereka berdebat yg mengundang supporter tim lawan (mengaku manajer) masuk kelapangan dan mendorong pemain kami,,, melihat kejadian yg tak lazim itu aku sontak berlari ketengah lapangan juga dan mendorong orang yg mengaku menejer tim tersebut... lalu aku merepet -repet "eh boss.. ente koq masuk ke lapangan pulak?? gak ada hak ente mngeksekusi pemain kami" begitu kataku.. diapun mundur teratur.. lalu teman temannya datang menghampiriku sambil nancapkan rokok ke wajahku yg lumayan ini lalu pukul pukulan sembnunyi tangan pun di arahkan ke wajah & badanku yg mungil ini (huaaa)... tiba tiba ada seseorng merintih kesakitan (supporter tim lawan) "aduh mukakku di pukolnya" (menunjuk kearah ku),, aku terheran heran.. "woi dimana mata klen?? klen yg mukolin aku koq klen pulak yg ngaku dipukolin?? salut aku liat politik yg klen bangun ah!!" trus ada temannya berlari mengarahku dan melepaskan bogem mentah ke arah pelipisku dan dengan bermodalkan badan yg mungil ini aku terlempar.. dan bangkit brusaha mengejar orang yg mukul aku barusan,,, ternyata aku ditahan tahan teman temanku.. trus aku betereak "woi..!! mananya ni anak TEKNIK??? aku dipukolin klen diam aja??" pitaku seperti itu... lalu aku dilarikan ke klinik di kampusku... pertandingan itupun dilanjutkan setelah aku dirawat... aku kembali melihat ke lapangan tersebut.. terlihat disitu kawan kawaku yg tadinya lagi asik belajar dari berbagai stambuk pun turun meramaikan suasana... saling protes pun terjadi.. dan akhirnya tidak ada titik temu.. tawuran pun terjadi,,, apa yg dekat dengan posisi aku berdiri saat itupun kujadikan senjata,,, botol-botol kosong dari krat yg ada dikantin pun dijadikan senjata, tiang tiang bendera dicabut dari tempatnya... bakbukbakbuk... mengerikan sekali lah pokoknya,,, hingga akhirnya tim musuh meminta damai tempat.... capek ah jadi korban pertama (huuaaa gak mau lagi)...
6. mendapat 3 jahitan di daguku,, semester 5 di bangku perkuliahan
lupa itu hari apa.. aku duduk di Retro Spective (tempat dugem) bersama abangku meneguk minuman beralkohol Long & Black lbl,, dengan tambul kacang-kacangan... kala itu waktu menunjukkan pukul tengah 12 malam music disajikan bergaya alternative,,, aku disitu udah mabra beratt.. udah mengalami muntah hebat di toilet yg membuat repot petugas cleaning service di toilet tsb.. sampai pukul 1 tiba kami merencanakan pindah lapak ke Tobasa (salah satu tempat dugem anak muda di kota medan).. Sebelum itu abangku berjumpa temannya di Retro,, so,, abangku permisi untuk pergi bersama teman-temannya naik bumbum ke Tobasa (kurang ajar!! aku dalam keadaan mabok berat disuruh bawak kereta sendirian nenteng helm pulak tu k Tobasa..) karena dalam keadaan ¼ sadar aku brusaha membawa kereta ke menuju tempat maksiat tersebut.. Alhasil disimpang Deli Plaza saat aku ingin berbelok ke kiri menuju Jln. Guru Patimpuss.. aku menyangka akan menubruk troatoar,, spontan aku mengerem dan terpental,, dadaku mengenai stang kretaku sangat keras & lagi-lagi daguku mengenai aspal yg dingin itu... huaaa bleding ding aku woii..!! seketika itu pak polisi datang menghampiriku.. "gak papa ko dek? dagumu berdarah itu.." begitu katanya.. aku menjawab "tak papa pak.. aku 110% sehat" dan aku mencoba menjalankan kretaku lagi dan merasa ada yg dingin diarea daguku... kulihat samar-samar ke spion kretaku,, ¼ sadar aku melihat daguku bolong..(OMIGOD)... sentap aku menelpon abangku dikala itu... begini percakapan antar kedua abang beradi laknat itu..
si adik : "woi.. dah sampek mana ente?? ane tadi jatoh bedarah-darah ni semua baju baruku.. tak maulah aku masok"
si abang : "bah!! ko dimana sekarang?? perlu aku kesana??"
si adik : (kurang ajar sikawan) "tak perlulah.. aku baek bake aja,, keqnya aku gak isa lanjut ke sana,, aku pulang aja lha klo gitu"
si abang : oh yaudah lha klo gitu atiati ko dijalan,, "awas mati"
si adik : (mematikan henponnya) "nyesal aku nelpon si borjong itu"
dimulai lah dari Jln Guru Patimpus ke arah Jln Karya... setiba di jalan Karya aku menyadari,, "bah!! klo aku pulang dalam keadaan bersimbah darah dan di bawah pengaruh tekanan alkohol bejat ini,, bisa-bisa dibal-bal aku"... sentap aku ke rumah sakit terlebih dahulu untuk memeriksakan daguku yg bolong & terasa dingin itu... lalu aku diperiksa dan di interview sekojap... sang dokter jaga bertanya "mabok ko dek? klo mabok tak kami suntik,, lagsung kami jait aja dagumu itu,, karna dagumu koyak!!,, trus aku menjawab "iya aku mabok,, & laksanakan ajalah tugasmu dok" (agak sok cool disini ^^)... trus penjaitan dimulai,, herannya begitu bejad pengaruh alkohol yg kutegak itu hingga kau tak merasakan dinginnya jarum & benang jaitan itu menggumul lukakku (wah hebat kamu udin)... trus dadaku yg terkena stang tadi itu mulia bereaksi.. reaksinya sesak napas gitu,, pikirku "wah dah dekat ajalku nieh"... trakhir suster suster itu dengan perlahan mengurut urut dadaku yg tak bebidang itu secara perlahan lahan,, wah saya merasa lebih baikan.. trus setelah diobati aku duduk-duduk di waiting room hingga pengaruh alkohol itu hilang ditiup dnginnya angin malam... abis tu pulang melapor kepada ortu bahwa aku tadi malam sok paten ugal-ugalan di jalan (bo'ong mode on)... selesai...
oke sob... itulah cerita perjalan seorang udien mencari penyakit fisik/luka nya...
moga kedepan kita tidak akan pernah mencari penyakit...
dah.. ah gak tau lagi mau bilang apa.. hauauhauhau
semua critanya blom pnah awq dgr.....
BalasHapusajaib jg ya pengalamnnya!
saluuuute
makasii yo telah mampir..
BalasHapusdengan ibuk atau bapak disana??